Hidup!

mengatur angin dan berjalan di atas air
bukan hidup sebenar-benar hidup
ironi terbalik yang tidak sesuai fakta
kadang jalan hidup seperti ini
mencari jati diri namun tetap berjalan lurus
mencintai seseorang yang baru ditemukan jiwa
namun siap untuk berputus asa
hidupku untuk matiku
namun tak kujalani hidupku dengan asaku
mengasah nyawa terselubung euforia
senda gurau belaka takkan menyelamatkan
berpangku tangan apalagi
manusia berusaha TUHAN berkata
hidupku untuk matiku
dan kujalani hidupku….
tanpa mati, seperti sebuah matahari
berseri, sepanjang rantai hati
Categories: Puisi


hmmmm….
ternyata memang ada ya cowok yg puitis itu…
aku kira jaman sekarang cowok puitis sdh ga ada…
nice poem…I like it
semua orang memiliki sisi romance yang bisa memunculkan hal-hal puitis. terutama ketika berada dalam perasaan yang menyenangkan ataupun menyakitkan… entah disadari ataupun tidak. hanya volumenya yang berbeda-beda…
thanks ya putri..
cieee…dibilang puitis….masa seh??bagi Li lum da bukti…wakakakak
:”> no coment ah..
yeee…no comment…harus comment ah
iya coment deh.. :d